Buka Selama Ramadan, Rumah Makan Wajib Pasang Spanduk “Nonmuslim”

rumah makan restoran nonmuslim ramadhan

Riau — Selama bulan Ramadhan, rumah makan di Kota Pekanbaru diizinkan tetap buka pada siang hari, namun harus memasang spanduk atau tulisan “Rumah Makan Non-Muslim” di bagian depan.

Demikian yang diberlarumah makan restoran nonmuslim ramadhankukan Pemerintah Kota Pekanbaru selama Ramadhan tahun lalu. Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz, meminta ketentuan yang sudah berjalan selama ini tetap dijalankan.

Pengoperasian rumah makan itu untuk menghargai umat nonmuslim yang tidak puasa.

Sejauh ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum membuat edaran soal ketentuan rumah makan dan tempat hiburan malam di Ramada 2016.

“Selama ini untuk rumah makan yang nonmuslim ada pengecualian, namun harus dipasang spanduk dengan bacaan rumah makan non muslim, buka aja lebar-lebar,” kata Zulfan dilansir laman Jawa Pos, Jumat (20/5).

Selama Ramadhan tahun lalu, Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT, mengeluarkan surat edaran tentang izin operasi rumah makan dan tempat hiburan umum. Karaoke, PUB, Cafe, dan Billyard diminta untuk menutup usahanya dan hanya boleh beroperasi mulai pukul 21.00 hingga 02.00 WIB, kecuali tempat hiburan, Karaoke, PUB, Cafe dan Billyard serta restoran yang berada di hotel berbintang.

Dirilis situs resmi Pemkot Pekanbaru, selama Ramadhan restoran, rumah makan, dan sejenisnya hanya diperbolehkan buka mulai pukul 16.00 hingga waktu imsak.

Rumah makan nonmuslim dibolehkan tetap bukan, namun harus memasang spanduk dengan ukuran 1X4 meter yang bertuliskan “retoran/rumah makan non muslim” dan harus mendapatkan izin dari BPT-PM Kota Pekanbaru.*

 

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published.


*