Copot Paksa Jilbab Muslimah, Pria Amerika Diancam Penjara

Gill Parker Payne

Amerika Serikat — Warga Gastonia North Carolina, Gill Parker Payne, diajukan ke Pengadilan Distrik di New Mexico, Ameri Serikat, karena menghardik seorang wanita Muslimah dan menarik paksa jilbab dari kepala wanita itu sambil berkata “Ini Amerika!”

Gill Parker PaynePayne mengakui perbuatannya dalam sidang pemeriksaan di pengadilan, Jumat (13/5/2016).

Payne didakwa telah menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk menghalangi seorang wanita Muslim menjalankan kebebasan sesuai keyakinan agamanya.

Pria 37 tahun itu akan menjalani dua bulan tahanan rumah. Tanggal pelaksanaan hukuman belum ditetapkan.

Payne itu bakan menghadapi satu tahun penjara dan denda sekitar 100.000 dollar atau setara lebih dari Rp 1,3 miliar.

Departemen Kehakiman dalam rilisnya menyatakan, insiden pelecehan terjadi pada penerbangan Southwest Airlines dari Chicago ke Albuquerque, New Mexico, 11 Desember 2015.

Wanita yang menjadi korban pelecehan agama itu diidentifikasi dengan nama inisial KA. Pihak berwenang mengatakan, Payne mendekati wanita itu, yang duduk beberapa baris di depannya.

Payne lalu menyuruh wanita itu melepaskan jilbabnya dengan berkata, “Ini Amerika!”  Ia mencopot jilbab dari kepala wanita Muslim itu, sesaat menjelang pesawat mendarat di Albuquerque.

Deputi Asisten Kepala Jaksa Agung Vanita Gupta, yang mengepalai Divisi Hak Sipil Departemen Kehakiman mengeluarkan pernyataan terkait peristiwa itu.

“Tidak peduli iman seseorang, semua orang Amerika berhak untuk menjalankan keyakinan agamanya secara damai dan bebas dari diskriminasi dan kekerasan,” kata Gupta dikutip Daily Mail.

“Menggunakan atau mengancam melakukan kekerasan terhadap individu karena agama mereka adalah sebuah penghinaan terhadap nilai-nilai fundamental bangsa ini,” tambahnya. (warnaislam.or.id/dailymail.co.uk).*

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published.


*