Terorisme Tidak Dihalalkan oleh Agama Mana Pun

diskusi terorisme samuh uin bdg tribun

diskusi terorisme samuh uin bdg tribunWarnaislam.or.id, Bandung — Masih banyak masyarakat yang berpandangan, setiap aksi berkaitan dengan agama. Padahal, aksi terorisme yang identik dengan aksi kekerasan tidak dihalalkan oleh agama manapun.

Demikian dikemukakan pengamat politik dan Guru Besar Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung Prof Dr H Asep Saiful Muhtadi MA dalam diskusi yang digelar bersama Tribun Jabar di Bandung Rabu (3/2/2016).

Untuk itu, dalam diskusi bertema “Deradikalisasi” tersebut, profesor yang akrab disapa Kang Samuh itu mengharapkan media, sebagai lembaga yang mampu membentuk pemahaman masyarakat, agar dapat memberi pencerahan kepada masyarakat.

“Masyarakat harus memahami bahwa terorisme itu tidak berkaitan dengan agama, tapi berkait dengan kemanusian,” tegasnya dikutip laman Tribun Jabar.

“Terorisme itu tidak ada kaitan dengan agama manapun, karena tidak ada satu pun agama yang setuju dengan aksi kekerasan. Tapi jika itu dikaitkan dengan kamanusiaan, pasti semua orang mengecam aksi itu,” imbuhnya.

Diskusi dihadiri wartawan Tribun Jabar dan dosen UIN Bandung, termasuk Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Dr Ahmad Sarbini MAg, Wakil Dekan I Dr H Enjang AS MSi MAg, pemimpin Perusahaan Tribun Jabar Dr H Pitoyo MIKom, dan Pemimpin RedaksiĀ  Cecep Burdansyah.

Pembicara dan peserta bersepakat aksi terorisme tidak dikaitkan dengan agama mana pun.*

Related Post